Katalog hasil uji kualitas marbling menggunakan pewarna alam, diuji kualitasnya melalui pengujian laboratorium ditinjau dari ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan panas setrika.

Tahan Luntur Warna
Terhadap Panas Setrika

Tahan Luntur Warna
Terhadap Pencucian



Konsep

Penggunaan pewarna alam pada teknik marbling yang diterapkan pada tekstil merupakan inovasi yang diwujudkan melalui adaptasi material marbling. Pewarna alam yang digunakan pada inovasi ini adalah kunyit, secang, tingi, bunga telang, kulit pohom mahoni, daun suji, ubi ungu, sabut kelapa, dan kulit manggis yang diterapkan pada kain dari serat alam yaitu kanvas dan mori primissima.

Read More

YOU MAY ALSO LIKE


Want to learn more?

If you have any questions about marbling or you need more information feel free to contact us.

fadilahrahmadani.2021@student.uny.ac.id